Menurut Harvard Business School, sekitar 30.000 produk baru diluncurkan setiap tahun, dan 95% diantaranya gagal di pasar (source: Harvard Business Review). Salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan dalam strategi peluncuran produk. Oleh karena itu, memahami kesalahan launching produk adalah langkah awal agar acara dan produk Anda tidak bernasib sama.

Di artikel ini, kita akan membahas secara detail lima kesalahan paling umum saat mengadakan launching produk serta cara cerdas untuk menghindarinya. Panduan ini cocok untuk pelaku usaha, brand manager, maupun tim marketing yang ingin menyelenggarakan acara peluncuran yang berdampak dan efektif. 

5 Kesalahan Umum Saat Mengadakan Launching Produk dan Bagaimana Menghindarinya

Supaya Anda tidak mengulang kesalahan yang sama, mari kita bahas apa saja kekeliruan yang sering terjadi dan bagaimana menghindarinya.

1. Tidak Punya Strategi yang Jelas

Salah satu kesalahan launching produk paling dasar adalah tidak memiliki strategi yang terarah. Banyak pelaku bisnis hanya fokus pada hari H tanpa merancang rencana pra dan pasca launching. Padahal, strategi menyeluruh sangat dibutuhkan untuk menciptakan antusiasme pasar dan memastikan momentum tidak hilang setelah peluncuran.

Solusi: Buat roadmap yang jelas mulai dari teaser campaign, strategi komunikasi, sampai plan distribusi dan follow up pasca event.

2. Salah Memilih Waktu Launching

Waktu sangat menentukan. Meluncurkan produk di saat pasar belum siap, berdekatan dengan event besar lain, atau bahkan saat internal perusahaan tidak siap bisa jadi bumerang. Ini adalah kesalahan launching produk yang sering diremehkan.

Baca juga ini:  7 Marketing Tools yang Wajib Dimiliki untuk Promosi Penjualan

Solusi: Lakukan riset pasar dan lihat tren. Pertimbangkan musim belanja, kalender industri, hingga kondisi internal tim Anda.

3. Tidak Mengenal Target Audiens

Sering kali, brand terlalu fokus pada fitur produk tanpa memahami siapa sebenarnya calon pembelinya. Ini menyebabkan konten promosi dan event launching jadi tidak relevan atau membosankan.

Solusi: Buat buyer persona. Kenali masalah, kebutuhan, dan gaya komunikasi audiens Anda. Lalu sesuaikan narasi peluncuran agar lebih tepat sasaran.

4. Konten Promosi Kurang Menarik

Promosi yang datar dan terlalu teknis sering membuat audiens tidak merasa tertarik. Ini termasuk kesalahan launching produk yang berakar dari kurangnya ide kreatif dan storytelling yang kuat. Alhasil, buzz yang seharusnya terbentuk malah terasa hambar.

Solusi: Gunakan pendekatan visual yang kuat, narasi yang relatable pada video promosi, gunakan juga display booth maupun souvenir launching.

5. Tidak Mempersiapkan Event Launch Secara Profesional

Sering kali, brand menyepelekan detail teknis dalam acara launching. Mulai dari rundown yang berantakan, desain visual seadanya, hingga tidak adanya dokumentasi yang rapi. Ini adalah kesalahan launching produk yang bisa membuat audiens kehilangan kesan positif terhadap brand.

Solusi: Libatkan tim profesional yang berpengalaman dalam produksi acara dan materi branding. Persiapkan segala hal dari konsep kreatif, desain backdrop, lighting, sampai dokumentasi.

Buat Launching Produk Anda Mengesankan

Kesalahan launching produk bukan hanya soal teknis, tapi soal kurangnya strategi dan perhatian pada detail. Dengan memahami dan menghindari 5 kesalahan di atas, Anda bisa menciptakan peluncuran produk yang tidak hanya berkesan tapi juga menguntungkan.

Baca juga ini:  Strategi Branding Visual Saat Launching Produk Baru

Jangan ragu untuk menggandeng partner yang sudah berpengalaman. Team Creative Design untuk membantu backdrop, display booth yang profesional, produk Corporate Gift dan Hampers, Exhibition, Reklame, Printing, Souvenir, hingga produk Garment. Jangan biarkan momen penting bisnis Anda lewat begitu saja.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *